Ini Tentang Banun_14

1270 Kata

Sejak tadi, baru juga menghidupkan komputer, Mbak Tania sudah komplain mengenai pekerjaan kemarin yang aku lakukan, “Yang serius dan fokus donk, Nun. Hari ini aku minta bantuan kalian juga untuk lembur, ya. Karena laporan akhir bulan berbarengan dengan laporan akhir tahun.” Tiba-tiba Mbak Tania mengumumkan hal tersebut. Aku yang sedang tidak enak hati dengan kejadian beberapa bulan ini, tiba-tiba saja langsung nyeletuk, “Biasanya juga lembur sendiri, Mbak.” Teh Yani yang mendengarku bicara seperti itu, entah kenapa kok memasang wajah tegang, aku heran, emang salahnya apa aku bilang begitu? “Nun, kamu apaan sih.” Teh Yani menegurku, “Loh, emang biasanya Mbak Tania lembur sendirian, kan?” entah kenapa, Mbak Tania kok tiba-tiba menegurku, dia mengungkit tentang statusku yang masih karyawan ko

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN