Chapter 95

1061 Kata

*** (Mas, aku minta izin diantar Mas Asta ya ke rumah sakit. Maaf kalau telat bilangnya. Aku takut ganggu perjalanan kamu kalau ngomong sejak tadi. Sekarang aku udah sampai. Aku harap kamu enggak salah paham, karena aku sama Mas Asta enggak ada hubungan apa-apa.) Baru masuk kembali ke mobil usai mengantar Tanaya sampai ke depan kelas, Sastra disambut pesan tersebut di ponselnya. Bukan dari orang lain, pesan tersebut berasal dari Valeria yang dengan terbuka meminta izin perihal Asta. Tak ada rasa marah, kesal, atau sejenisnya, perasaan Sastra setelah menerima pesan tersebut sangatlah baik karena meskipun Asta berstatus mantan suami Valeria, kejujuran dan keterbukaan sang kekasih sudah sangat membuatnya percaya jika diantara mereka tidak akan ada apa-apa. “Valeria sangat menghargai aku.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN