*** “Aku pulang dulu ya, besok pagi aku jemput jam setengah tujuh biar Yaya enggak kesiangan.” Berpamitan pulang setelah cukup lama menetap, ucapan tersebut Sastra lontarkan sebelum meninggalkan unit milik Valeria. Tidak ada Tanaya, dia hanya diantar oleh sang kekasih ke depan pintu karena sang calon putri sambung sudah tidur sejak satu jam lalu. Datang pukul setengah tujuh malam, banyak sekali yang Sastra lakukan di apartemen Valeria termasuk membahas rencana pernikahan sekaligus kehidupan setelah menikah—di mana Sastra akan tinggal bersama Valeria di unit milik perempuan itu. Tidak enak karena harus menumpang, Sastra sempat menolak permintaan Valeria untuk tinggal di unit perempuan itu. Namun, setelah dibujuk, dia akhirnya mau dengan syarat; sewa unit setelahnya akan ditanggung oleh

