Chapter 91

1049 Kata

*** Pagi datang, Valeria tidak perlu membuat sarapan karena Sastra membawakannya nasi uduk untuk disantap bersama di apartemen. Seperti keluarga kecil yang bahagia, mereka duduk bersama di meja makan kemudian menyantap sarapan. Tak ada jarak, Sastra dan Tanaya berinteraksi dekat layaknya ayah dan anak kandung. Tidak sekadar makan bersama, Tanaya bahkan tanpa ragu meminta sang calon ayah sambung menyuapinya nasi uduk. “Senang deh berangkat bertiga,” ucap Tanaya, ketika kini dia, Sastra, dan Valeria sudah berada di mobil. “Biasanya sama Mima aja, tapi sekarang ada Om Sas. Yaya happy.” “Om Sas juga happy, Cantik,” ucap Sastra dari kursi kemudi. “Nanti kita sering-sering berangkat bertiga deh ya. Doain Om Sas dapat kerjaan yang enggak menyita waktu biar bisa habisin waktu sama Yaya.” “Aam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN