PROLOG
PROLOG
Tumbuh bersama waktu, di kuatkan oleh luka tujuh gadis malang yang di satukan ambisi.
Bak botol surat yang di buang kelautan luas,
terombang ambing di lautan hampa.
menyisir lautan yang luas berharap ada yang menemukan, membawa lalu menyimpan mereka dari perjalanan yang terombang ambing.
"Aku tak tau siapa diri ku darimana asal ku aku tak ingat apapun memori dalam hidupku ketika aku membuka mata hal pertama yang ku lihat adalah langit biru, lalu bertemu dengan orang baik yang menerimaku. enam gadis yang selalu memberiku rasa" _Rhiza Blue_
"Cinta,sayang dan luka?. aku tak perduli yang ku tahu ini lah dunia ku yang sekarang" _Nam Andri_
"Kupikir kami takkan menghirup udara lagi, nyatanya aku mendapatkan kebebasan baru. bertemu mereka lalu menjelajahi dunia" _Choi An Rain_
"Aku beruntung bertemu mereka orang orang baik, rasa rendah itu hilang di gantikan dengan rasa percaya diri bersama mereka" _Choi Fyan_
"Di saat keluarga ku yang memberikan rasa keputusasaan, aku berterimakasih kapada takdir yang menghadirkan enam cahaya dalam hidupku"_Alya Chasa_
"Aku hanya ingin lepas dari rasa menyedihkan ini, namun aku belum bisa menemukan obat ku" _Lee Raena_
"Aku menikmati dunia ini asal tetap bersama mereka" _Hwang winwin_
Lihatlah kami para gadis buangan yang berusaha menemukan setitik cahaya dalam hidup yang suram dan penuh luka.