"Alex, hentikan!" ucap Sivia mencoba menjauhkan tubuh Alex darinya. "Kenapa? Apa kau mulai menginginkanku, Sweetheart?" gumam Alex sembari menciumi leher Sivia. Ia menghirup aroma tubuh Sivia dalam-dalam yang mampu membuat ia mabuk kepayang dan ingin selalu menempel padanya. Terhitung sudah satu minggu lamanya Alex selalu melakukan hal ini. Memeluk Sivia posesif, menciuminya sepuas hati tidak peduli bibirnya atau bibir Sivia akan membengkak, lalu berakhir dengan kecupan-kecupan menggoda di leher jenjang Sivia. Mereka tidak pernah melakukan lebih dari itu. Alex selalu mengontrol dirinya untuk tidak berbuat lebih karena dia tau jika Sivia masih sangat menjaga budaya timurnya. Meskipun sering kali Alex harus mandi air dingin atau mengeluarkannya sendiri di kamar mandi dengan object fantasy

