Hari Pertunangan

1123 Kata
Sesuai kesepakatan kedua belah pihak, satu minggu kemudian Arion pun resmi melamar sang pujaan hatinya. Acara pertunangan kali ini diadakan secara sederhana di halaman belakang rumah Arion, mereka hanya mengundang, karyawan inti dan keluarga terdekat dari Arion dan Valen serta beberapa teman Arion dan Valen saja. Hal itu dikarenakan Valen yang meminta dia tidak ingin acara ini terlalu megah, baginya dengan berkumpul bersama keluarga terdekat saja sudah cukup yang terpenting acara ini berjalan dengan lancar. Seusai keduanya bertukar cincin beberapa menit yang lalu, kini keduanya tengah berbincang dengan beberapa teman Valen. " Pak Ari selamat ya selamat ya atas pertunangannya " ucap Jessica " Panggil gue Ari aja lagi nggak usah formal gitu " " Hehe iya deh selamat ya RI akhirnya usaha Lo nggak sia-sia dapetin hati Valen " " Pak selamat ya atas pertunangannya semoga lancar sampai hari H " ucap dari Donita " Iya pak selamat ya " ucap Fany " Terimakasih ya Don amin, oh iya panggil gue Ari aja nggakpapa kan nggak dikantor " " Sama-sama makasih juga udah dateng " " Valen akhirnya Lo sold out juga selamat ya BESTie semoga lancar sampai hari H " Ucap Donita yang langsung memeluk sahabat itu " Amin makasih Jes, Don kalian udah nyempetin waktu untuk dateng " " Sama-sama " jawab keduanya " Oh iya sayang sebentar ya aku tinggal ke depan dulu nanti aku balik lagi oke " ucap Arion sembari mengusap rambut Valen dengan lembut " Oke " " Guys bentar ya gue tinggal dulu, titip Valen ya " " Iya-iya takut banget Lo RI kalau Valen hilang " jawab Jessica Arion pun hanya tersenyum dan langsung meninggalkan tempat itu " Ciye yang sebentar lagi jadi nyonya Arion " ledek Donita " Iya nih, wah Lo di salip Valen Jes, gimana tuh, Lo yang duluan pacaran malah Valen yang duluan tunangan " ledek Donita " Iya calon Bu bos sat set gini, takut Arion di ambil orang ya haha... " " Apaan sih Lo udah-udah ayo di makan lagi " ucap Valen yang tersipu malu " Udah-udah jangan diledekin gitu dong kasihan Valen nya, oh iya btw selamat ya Len semoga lancar sampai hari H " Ucap Fany sekretaris di perusahaan Arion " Iya sama-sama makasih juga ya Fan udah dateng " " Sama-sama " Akhirnya Valen kini mengobrol dengan teman-temannya di meja tanpa Arion. Entah sejak beberapa menit yang lalu Arion tiba-tiba menghilang dari pandangannya. Entah karena sudah bucin atau memang perasaan Valen saja, ia merasakan perasaan yang tidak enak akan tunangannya itu. " Lo kenapa Len ? " tanya Fany " Pasti nyariin pujaan hatinya tuh " tebak Jessica " Tenang Len, gue tadi nggak sengaja lihat kalau nggak salah tadi pak Arion ada di depan sama adiknya deh " Ucap Donita " Oh gitu... " Hingga tak lama yang dicari-cari pun akhirnya datang " Nah itu pak Arion " ucap Fany Semuanya kompak menoleh dan melihat seorang yang berjas hitam sedang berjalan menuju tempat Valen duduk. " Hey sayang sorry ya tadi aku baru dari kamar ganti baju dulu soalnya " " Oh iya nggakpapa " " Oh iya Jes pacar Lo mana katanya udah pulang kok nggak diajak sekalian" tanya Arion basa-basi " Iya nih dia nggak bisa ada acara keluarga katanya " " Oh gitu, ya udah dilanjut makannya " Acara itu berlanjut hingga tiba pukul sepuluh malam teman-teman Valen pun pamit untuk pulang begitupun teman-teman Arion, dan kini Arion tengah mengantar Valen untuk pulang karena sebelumnya orang tua Valen terlebih dulu pulang. Ditengah perjalanan keduanya pun kembali bercerita tentang masa-masa sewaktu mereka SMA dulu. Ternyata banyak hal yang sudah mereka lalui. Hingga tak terasa, mobil yang dikendarai Arion kini telah sampai di depan rumah Valen. " Oke sudah sampai " Arion pun sedari tadi tak henti-hentinya memandangi wajah cantik Valen. Valen yang terus ditatap pun menjadi salah tingkah dibuatnya " Kenapa si Ri Lo liatin gue gitu, ada yang salah ya sama wajah gue ? " " Enggak kok, Lo cantik malam ini " puji Arion " Alah gombal Lo RI " " Gue serius sayang, gue nggak nyangka sebentar lagi kita bakal jadi suami-istri " Valen pun tersenyum " Gue juga nggak nyangka Ri bakal secepat ini cinta sama lo " " Maafin gue ya, atas sikap gue dulu ke Lo yang mungkin terlalu cuek dan kesannya nggak perduli sama Lo, ternyata Lo orang nya beda dari apa yang gue bayangin selama ini " " Mangkanya kalau menilai orang itu jangan dari covernya sayang " ucapnya yang mencubit pelan hidung Valen " Gue juga mau terimakasih sama Lo RI, Lo udah hadir di dalam hidup gue " " Aku yang berterimakasih sama kamu sayang, mungkin kalau kamu nggak hadir di dalam hidupku, aku nggak akan pernah mengerti rasanya bersyukur karena tuhan telah memberi kekasih yang paling baik, aku memang nggak salah pilih " ucapnya mencium punggung tangan Valen hening beberapa detik... " Oh iya sayang aku boleh minta sesuatu dari kamu ? " " Apa Ri ? " " Tolong jangan ada yang lain ya diantara kita ya, apapun yang terjadi kita harus tetap bersama dan selalu percaya satu sama lain, dan aku minta tolong jangan pernah tinggalin aku " " Iya Ri insyaallah gue pasti tetap disamping Lo semampu gue " " Em... kita panggilnya bisa aku kamu kan sekarang nggak perlu Lo gue, ya maksud ku biar kita lebih akrab aja gitu atau kamu mau panggil aku sayang juga nggakpapa" goda Arion " Oh iya bisa kok, sayang " ucap Valen yang tertawa Arion yang mendengar panggilan sayang dari Valen pun senang bukan main " Coba panggil lagi sayang " " Iya Arion sayang haha... udah ah becanda terus " ucap Valen yang semakin malu dibuatnya " Ciye malu-malu gitu gemes deh jadinya " ucap Arion yang mencubit pipi Valen " Akh... sakit tau " ucap Valen mengusap pipinya " Yaudah sayang udah malem nih, sekarang kamu masuk rumah terus langsung tidur jangan begadang nggak baik bagi kesehatan aku pulang dulu " " Iya kamu juga hati-hati dijalan jangan ngebut ya, aku titip salam sama mama papa " fyi semenjak Valen dekat dengan Arion orang tua Arion terutama Mama Dinda pun menyuruh Valen untuk memanggilnya mama dan papa biar lebih enak katanya " Iya nanti aku sampai in salam kamu ke mereka, ya udah masuk gih " " Oke ku masuk dulu, kamu hati-hati pulangnya jangan ngebut, bye sayang " kata Valen dengan melambaikan tangannya " Bye sayang I love You cantik " " I love You too ganteng " Setelah itu Valen pun memasuki rumah nya dengan perasaan bahagia. Sedangkan Arion pun kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sungguh hari ini adalah hari yang paling membahagiakan bagi Arion, karena tidak lama lagi Arion akan mempersunting Wanita idamannya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN