Kejutan untuk Valen

1492 Kata
Beberapa bulan dekat dengan Velen membuat Arion semakin yakin bahwa Valen adalah pilihannya yang tepat. Tepat hari ini merupakan hari Valentine yang dimana banyak orang merayakan dengan pasangan mereka, dan tepat hari ini pula, Valen pun berulang tahun rencananya ia akan menyatakan perasaannya kepada Valen. Siang ini tepatnya pada saat makan siang para karyawan tengah menikmati makanan mereka di cafe yang ada di perusahaan. Tidak terkecuali Valen dan juga Arion kedua sejoli ini makan bersama. Memang diantara banyak karyawan termasuk kedua sahabat Valen yaitu Jessica dan Donita pun sudah mengetahui kedekatan antara Valen dan Arion. " Len malam ini Lo sibuk nggak ? " " Em... nggak sih Ri, emangnya kenapa ? " " Gue mau ngajak Lo dinner malam ini bisa nggak ? " " Dinner ? kita berdua ? " " Nggak satu RT Len " canda Arion " Ri... ! " " Ya iya lah Len kita berdua, gimana mau ya ? " " Ya udah deh gue mau " " Yes... nanti malem gue jemput Lo sekalian gue izinin deh sama bokap nyokap Lo " " Oke " Malam pun telah tiba sesuai rencana Arion akan dinner bareng dengan Valen. Sekarang dirinya kini tengah menyisir rambutnya dan bersiap di depan cermin di kamarnya. Setelah siap Arion pun menuruni tangga dan segera berpamitan dengan kedua orang tuanya. Satrya yang melihat penampilan kakak nya pun turut memberikan komentar. " Widih... udah rapi aja nih " ucap Satria " Iya dong gimana keren nggak penampilan gue ? " Satria pun melihat penampilan kakaknya dari atas sampai bawah. " Bolehlah bolehlah, jangan lupa bawa bunga sama coklat dan paling penting lagi jangan ajak cewe makan dipinggir jalan ajak ke restoran kak, nanti ditolak lagi haha.... " peringat satria pasalnya dulu Arion pernah mengajak perempuan makan dipinggir jalan dan berakhir kehujanan alhasil si perempuan marah dan akhirnya cintanya ditolak Kasihan.... " Iya-iya bawel Lo " Sedangkan Papa dan mama mereka hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala saja melihat tingkah laku anaknya " Pah mah Ari berangkat dulu ya, doain Ari semoga diterima " " Iya pasti nak " ucap Mama Dinda " Ya sudah pergi sana jangan buat dia menunggu terlalu lama Ri " ucap papa Bagus " Oke pah ma Ari berangkat dulu, Assalamualaikum" " Waalaikumsalam" jawab ketiganya Fyi kedua orang tua Ari sudah mengetahui niat baik dari anak sulungnya itu yang berniat untuk melamar sang pujaan hati. Karena sebelumnya Ari telah mengajak Valen ke rumahnya guna untuk mengenalkan Valen kepada kedua orang tua nya, dan akhirnya kedua orang tuanya pun menyetujui jika mempunyai calon menantu seperti Valen. Menurut mereka Valen tipe gadis yang baik, selain cantik dia juga bisa menjadi calon menantu idaman mama papa Arion. Arion pun berangkat dengan perasaan bahagia di dalam pikirannya dia sudah terbayang bagaimana ekspresi wajah stok Valen dikala dia menyatakan perasaan nya untuk kesekian kalinya. Beberapa saat kemudian, Arion pun telah sampai di depan rumah Valen. Arion pun mengetuk pintunya... tok...tok...tok... " Assalamualaikum " " Waalaikumsalam" jawab beberapa orang didalam rumah Sudah dipastikan bahwa yang menjawab itu orang tua serta adik Valen. Tidak lama datanglah adik Valen yaitu Andara yang membukakan pintunya " Waalaikumsalam oh kakak, cari kak Valen ya " " Iya Valen ada kan ? " " Ada, tunggu dulu ya kak, gue panggilin dulu " Dara pun meninggalkan Arion di ruang tamu dan beralih ke kamar sang kakak.Sementara itu Arion kini ditemani oleh papa dan mama Valen yang menemui Arion dan berbincang sebentar. " Kak, kak Ari ada ruang tamu tu nungguin kakak " " Oh iya sebentar " " Kak... " panggil Dara " Iya kenapa dek... " ucap nya yang melihat Andara dari cermin pasalnya kini ia tengah menata rambutnya. Hingga setelah itu Andara memeluk kakak nya dari belakang. " Happy birthday kakak ku yang cantik, semoga panjang umur, sehat selalu, dan semoga tahun ini segera dapet jodoh ya " " Jodoh-jodoh entar dulu lah gue masih pingin berkarir dulu, btw makasih ya ucapannya " " Iya deh tapi jangan lama-lama kak nanti kak Ari diambil orang loh " " Apaan sih Ari mulu " ucapnya Valen dengan pipi bersemu kemerahan " Ciye... malu-malu meong haha... " " Apaan sih dek... " " Haha... udah ah ayo kak kak Ari udah nungguin tuh " " Ya udah ayo " Keduanya pun keluar dari kamar Valen, dengan Valen yang merangkul Andara. Saat keluar betapa terpukau nya Arion melihat Valen yang begitu cantik dengan dress selutut berwarna pink serta rambut yang terurai dan jepit rambut disamping kanan, itu semakin membuat Valen terlihat begitu cantik dan anggun. Bahkan Arion pun sampai terpesona dibuatnya. " Nah itu dia Valen nduk sini " panggil papa Farel " Iya pah " " Cantik nya anak mama " puji mama Ira " Ya sudah daripada kemalaman mending berangkat sekarang aja biar nanti pulangnya nggak terlalu malam " " Oh iya kalau begitu Ari ijin keluar sama Valen dulu ya om Tante " " Iya kalian hati-hati ya " jawab mama Ira " Ma pa Valen pergi dulu ya Assalamualaikum " " Waalaikumsalam " Kini Arion dan Valen pun tengah dalam perjalanan menuju restoran yang sebelumnya sudah ia pesan untuk makan malam hari ini. Arion telah merencanakan ini dari beberapa hari sebelumnya. Sesampainya di restoran dengan sigap Ari membukakan pintu mobilnya untuk Valen. Velen yang mendapat perhatian itupun jujur ia merasa tersanjung akan perlakuan manis dari seorang Arion Baskara, yang selama ini terkenal tengil dan cenderung tidak pernah bisa serius, nyatanya mampu membuat Valen tersanjung akan perlakuan ini. Keduanya pun duduk dimeja dan segera memesan makanan. Tetapi entah hanya perasaan Valen saja atau itu memang benar. Nyatanya kini mereka hanya berdua saja tanpa ada seorang pun makan disana padahal ini adalah hari Sabtu malam Minggu, yang biasanya orang-orang pada ramai mendatangi Restoran itu. Terlebih lagi saat ini ada tiga orang dari restoran itu yang sedang memainkan sebuah alunan lagu dengan biolanya. " Ri ini kok sepi ya restorannya ? " tanya Valen yang melihat di sekelilingnya yang nyatanya hanya ada mereka berdua dan beberapa pegawai restoran saja " Ya karena restoran ini udah aku booking hanya untuk kita berdua saja, gue nggak mau terlalu banyak orang disini " ucapnya dengan terus menatap lekat wajah Valen dan dengan senyum manisnya Valen yang mendengar pernyataan Arion pun membulatkan matanya " Lo booking ini cuma untuk kita aja ? " " Iya gimana Lo suka ? " " Suka... eh tapi tunggu ini maksudnya apa nih " tanya Valen yang mulai curiga Saat Valen menanyakan hal itu Arion pun berjalan ke arah Valen dengan setengah duduk dengan memberikan bunga yang ia bawa dan hadiah berupa cincin berlian. Valen yang melihat ini semakin terkejut dibuatnya. " Ari... Lo... " " Len gue tau mungkin ini sudah berapa kali gue menyatakan perasaan ini ke Lo dan sudah berapa kalinya gue dengan nggak tau dirinya mengharapkan Cinta Lo, tapi demi apapun Len gue bener-bener sayang dan cinta mati ke Lo " " Gue berharap Lo yang menjadi pelabuhan terakhir dalam hidup gue " " Saat ini pria yang ada dihadapan Lo bener bener serius mencintai Lo " " Jadi, Valentina Apriliana apa Lo mau jadi istri gue ? " Valen yang mendengar pernyataan tulus dari mulut Arion pun, semakin tersanjung hingga tak terasa bulir putih di pelupuk matanya pun mengalir. Jujur setelah lebih dekat dengan Arion entah mengapa Valen merasa nyaman hingga tidak terasa mulai timbul rasa suka di hati Valen. Setelah mendengar pernyataan Arion, tidak menunggu lama Valen pun mengatakan... " Iya Ri gue mau " " Serius Lo terima lamaran gue ? " tanya Arion untuk memastikan pendengarannya " Iya gue terima, jujur selama beberapa bulan ini gue mulai nyaman sama Lo dan gue baru sadar kalau perasaan yang gue punya ini adalah perasaan sayang dan cinta yang selama ini nggak pernah gue sadari sebelumnya" " Itu artinya Lo mau jadi istri gue ? " tanya Ari untuk memastikan entah mengapa otak Arion menjadi lemot apa karena terlalu bahagia ini " Iya Arion Baskara, gue Valentina Apriliana menerima lamaran Lo " Tanpa aba-aba Arion pun memeluk tubuh Valen dan menciumi pucuk kepala Valen, tak lupa dia mencium kedua pipi Valen secara bergantian. Akhirnya penantian selama bertahun-tahun kini membuahkan hasil yang manis. " Terimakasih, terimakasih sayang gue..gue janji bakal jadi yang terbaik buat Lo, makasih ya " ucap Arion memeluk erat Valen " Sama-sama Ri gue juga terimakasih sudah berhasil meluluhkan hati gue dan bersabar nunggu gue walaupun gue nggak pernah sekali pun nge respon Lo " keduanya pun melepaskan pelukannya " Nggakpapa, yang terpenting sekarang Lo sudah mau nerima gue itu sudah cukup, Minggu depan gue bakal Adain acara pertunangan ini nanti pulang gue akan bilang ke orang tua Lo dan juga ke orang tua gue ya sayang " " Iya Ri makasih " " Sama-sama sayang " " I love you sweety" " I Love You too RI " balas Valen Setelah lamaran diterima keduanya pun makan malam dengan perasaan bahagia dan pulang pun dengan perasaan bahagia dengan status sebagai sepasang kekasih.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN