Waktu yang Ara tunggu-tunggu telah tiba. Hari ini dirinya akan menemui mama Daffa. Dirinya berharap ia akan menemui titik terang semua masalah yang terjadi saat ini. Namun sebelum dirinya pulang, ia ingin melihat Daffa. Lelaki itu tidak terlihat di kantin hari ini, karena seluruh tim basket tengah mempersiapkan pertandingan yang akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan. Hampir memasuki gedung basket, dirinya berpapasan dengan Elisa. “Kak Ara?” Kaget saat melihat Ara berada di sekitar lapangan basket. Tanpa memperdulikan Elisa, Ara terus saja berjalan kearah lapangan basket. Hingga suara Elisa menghentikan langkahnya. “Kak Ara mau nemuin kak Daffa lagi?” Terdengar sekali ada nada tidak suka dari perempuan tersebut. Bersedekap tangannya, Ara menoleh dan menatap wajah adik kelasnya i

