Rei Pov Aku melajukan mobilku menuju rumah mama, meskipun langkahku berat untuk pergi kesana. Aku masih memikirkan ucapan Claudia, tapi aku merasa kalau aku tidak dianggap anak oleh mama. Aku masih saja berfikir, bagaimana bisa mama tidak menyukai Claudia yang memiliki hati yang lembut seperti itu. Andai saja Claudia di berikan kepada mertua yang lain, pasti mereka akan rebutan untuk menjadikannya menantu. Tak lama, aku tiba di rumah mama. Kudapati sebuah mobil parkir di depan rumah mama, ya mobil siapa lagi kalau bukan Maura. Langkahku semakin berat untuk memasuki rumah itu, tapi aku harus melakukannya. Aku tidak ingin menyia-nyiakan ketulusan Claudia yang memintaku untuk berbaikan dengan mama, biar bagaimanapun aku harus berbaikan dengan mama, baru aku bisa pergi dari rumah ini dan kem

