72. Ketemu lagi

1248 Kata

Aku mondar mandir di kamarku seperti setrikaan, aku masih tetap memikirkan apa yang akan terjadi setelah pertemuan Rei dengan si lampir tua itu. Aku sedikit menyesal tidak ikut bersama Rei, tapi jika aku ikut, si lampir tua itu akan membuatku terpojok dan menyudutkanku. Clarisa menghampiriku ke kamar, secepat kilat aku membuang kekhawatiranku. Aku berusaha sesantai mungkin di hadapannya, aku tak ingin dia tau kalau aku memikirkan apa yang dibicarakan Rei dan si lampir tua itu, sementara sebelumnya aku bersikap acuh tak acuh. "Ayo kak!" Ajaknya. Aku tersenyum menjawab ajakannya. Aku dan Clarisa pergi ke rumah sakit tempat aku untuk perilsa kandungan. Sesampainya disana, kamu harus menunggu antrian. Sepertinya aku datang di waktu yang tidak tepat, karena kali ini banyak yang akan periksa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN