18. Kau?

1043 Kata

"Oh Tuhan" aku mengusap wajahku kasar. Aku langsung turun dan menolong orang yang ku tabrak. Sepertinya rem mobilku bisa diandalkan, korban yang kutabrak tidak terlalu parah. "Maaf kak, aku tidak sengaja. Apa kau baik-baik saja?" aku selalu berdoa dia baik-baik saja. Jika tidak, aku harus membawanya ke rumah sakit dan aku tidak punya uang untuk itu. Nasibku sungguh sial hari ini. Seketika wanita yang kutabrak mengangkat wajahnya. "Kau?" aku terkejut melihat wanita yang kutabrak. "Eh Rei, bagaimana bisa kita bertemu disini? Aww..." wanita itu menjerit sakit. "Apa kita perlu ke dokter?" tanyaku. "Tidak perlu Rei, kalau bisa kita ke apotek saja membeli obat dan menutup luka di lenganku" aku mengangguk. Kami membeli obat ke apotek dan pergi ke taman untuk mengobati luka di tangannya. "Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN