Clarisa Pov Aku semakin berhati-hati kepada kakak iparku, aku tau sebenarnya dia baik, tapi di depan lampir itu dia bisa berubah menjadi serigala yang ganas. Meskipun kakakku terlihat baik-baik saja dengannya, namun aku tau kalau kak Dia sangat merasakan sakit yang mendalam. Aku bingung melihat sifat kak Rei yang sebenarnya, bagaimana bisa semenjijikkan itu. Aku mendengus kesal jika mengingat kejadian-kejadian selama aku tinggal dengan kak Dia, aku tak bisa membayangkan jika hal itu terjadi pada diriku. Kalau ini sebuah drama, maka pemeran utamanya harus benar-benar tanggung dan kuat. Tak kusangka kak Dia bisa sekuat itu, apakah ini yang dinamakan dipaksa keadaan?. Aku menuruni anak tangga menuju meja makan, berniat untuk sarapan sebelum aku berangkat ke kampus. "Mbok gak masak?" tany

