21. Motor

1159 Kata

Claudia Pov Kami tiba di rumah, aku tidak melihat mobil lampir itu. Kami masuk beriringan, Sasa langsung menuju dapur ntuk memberikan sate ke si Mbok. Aku tidak melihat tanda-tanda kehadiran lampir itu, adikku yang menghampiriku mulai menggaruk kepalanya, "Jangan lupa traktirannya adikku sayang" godaku sambil menaiki anak tangga menuju kamarku. Pagi-pagi aku dikejutkan dengan suara yang sangat mengganggu, aku sedikit hafal dengan suara itu. Aku sudah bersiap untuk menagih janji adikku, aku mengirim pesan singkat pada adikku. Claudia : Apa kau sudah siap? Clarisa : Sudah kak Aku hendak kelusr dari kamarku, lagi-lagi aku mendengar suara yang begitu melenting di telingaku. 'Bukankah itu suara lampir itu?' batinku. Aku membuka pintu kamarku, kulihat adikku yang juga akan turun, kebet

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN