Dengan penuh cinta, Claudia membenahi keperluan Rei untuk tugas ke luar kota. Tak bisa Rei pungkiri kalau ia sangat bahagia, karena ia sudah lama tak merasakan hal itu. "Terima kasih sayang, sudah menjadi istri yang baik untukku. Aku beruntung memiliki istri seperti kamu, selalu sabar dan tetap bertahan meskipun rasa sakit yang selalu menemanimu saat membina rumah tangga bersamaku selama ini" ucap Rei tulus. "Jangan mengungkin masa lalu, yang berlalu biarlah berlalu. Aku tak ingin membahasnya kembali, yang justru akan membuatku mengingatnya dan membencimu" ucap Claudia, yang di jawab dengan anggukan oleh Rei. "Kalau begitu, aku berangkat dulu ya sayang" ucap Rei. "Iya sayang, hati-hati ya suamiku yang paling menyebalkan, hehe" jawab Claudia sambil terkekeh, yang langsung mendapat peluk

