176. Harta tak sebanding dengan nyawa

1177 Kata

Semua biaya rumah sakit Rosa sudah di selesaikan oleh Rei sebelum memilih untuk pulang, dengan begitu Renata bisa segera membawa Rosa pulang. Dengan wajah yang kesal, Rosa memasuki rumahnya. Riko yang sedari tadi menunggu kepulangan mereka, menjadi pelampiasan amarah Renata. "Inilah sumber semua masalah, karena dia hanya bisa duduk di kursi roda ini, jadinya kita harus menanggung segala penderitaan seperti sekarang ini. Kau tau, andai saja kau tak lumpuh, kami tidak akan menanggu semua ini. Kenapa kau tidak mati saja, kenapa?" teriak Renata, ia mencoba membendung air matanya. Hingga akhirnya membiarkannya mengalir saat ia menaiki anak tangga menuju kamar Rosa. Dengan gemetar, Riko menggenggam jemari Rosa. Air mata mulai membasahi pipinya, ada kehancuran di dalam sana yang tak bisa ia un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN