Gendis memilih tidur dengan Nirmala semalaman mereka tak bisa tidur dengan nyenyak, pikiran tentang sosok kakak kandung dari ayah mereka memutari otak, hirarki tentang sopan Santu pada orang lebih tua sangat di junjung dalam keluarga mereka, lalu. Bagaimana kalau paman itu tak menyetujui perbedaan pendapat antara mereka. " Mbak yu, gimana ini" kalut nya di samping Nirmala, sedang yang di tatap sedang asik sendiri melipat kertas membentuk origami " Yaudah di jalani aja, kok di pikir" " Lah, mbak yu. Penak sekali mikir nya" heran akan perilaku nyantai kakak nya, bahkan tengah asik membuat bentuk burung dari kertas, kapan dia belajar melipat kertas? Terserah. "Sekarang, kalau kamu tahu bentukan pakde mu itu kayak gimana?" Mendapati wajah diam gendis membuat ia hanya menarik sudut bibirnya

