Untuk apa bersedih, yah kalau ini sudah pilihan apa boleh buat? saat ini mobil ini masih melintasi kota Jakarta yang penuh dengan lika-liku jalanan, tidak ada yang dapat mengatakan bahwa untuk saat ini semuanya terasa lebih kecil dan tidak apa-apa. Lihat saja wajah wanita yang kali ini telah bengong yang berada di dalam kamar, dia dengan segala kerendahan hati dan juga cinta pertama yang telah dia tinggalkan. Dia mencoba untuk tetap kuat mungkin hanya dengan ini dia bisa kembali merasa hidup, meskipun sangat susah rasanya untuk hidup di tengah penderitaan, tiada angin tiada angin topan. "Apakah kamu baik-baik saja?" tanya wanita yang menjadi temannya. Tidak ada sahutan, dan ini jelas membuat dirinya merasa khawatir dia hanya bisa menatap nanar dengan tatapan kosong ke depan berharap ba

