Chapter 40

1000 Kata

FYI, Marsha Kezia Anaki sudah sering bertemu hantu yang senang menebar teror sana-sini, tetapi belum ada yang pernah menghabisi manusia sampai sebegininya. Kalaupun ada, ya, mungkin dirinya lupa karena jarang menemukan hantu memiliki sifat ambisius. Sebenarnya mau hantu ini apa, sih? Huh, bukankah lebih enak ongkang-ongkang kaki—bersantai di dimensi mereka dibanding berkelana ke dunia manusia yang sama sekali berbeda dengan atmosfer dunianya? Marsha tak habis pikir, tetapi memiliki beberapa dugaan yang terlintas di benaknya. Apakah hantu itu sedang mencari tumbal sebagai persembahan untuk pemimpin mereka di dimensi lain? Menggunakan manusia tak bersalah yang tak pernah mau berurusan dengan mereka? Atau justru mencari manusia yang hatinya sudah kotor dan suram karena mengambil jalur ins

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN