"Dam? Kamu kenapa?" Marsha menatap Adam dengan sorot tak terbaca. Kilatan matanya nampak bimbang untuk berterus terang atau pura-pura tak tahu apa-apa tentang keanehan yang terjadi. "Maksud lo, Mar? Gue kurang paham." Jelas-jelas ada yang tak beres pada Adam, tetapi hati Marsha seakan memberi penolakan bahwa itu tak seperti yang dilihat maupun yang dipikirkan. Tanda tanya besar muncul di benak membuatnya ingin menginterogasi. Namun, Marsha masih ingin tenang menikmati tiap-tiap waktu selama rekreasi mereka berlangsung tanpa terlibat apa pun tak terkecuali para makhluk halus dan sebagainya. "Lupakan, bukan apa-apa." Marsha meneleng sebelum melompat turun ke tanah, lantas membersihkan debu-debu yang menempel di seragam pramukanya. Dia mengayunkan kaki untuk melanjutkan perjalanannya,

