Bagian 38. Aku termenung, menatapi jalanan, kemudian lalu lalang orang di bawah sana. Mereka tampak sibuk, berjalan cepat ketika lampu hijau untuk para pejalan kaki menyala. Sebuah bus bertingkat dua dengan warna merah tampak menurunkan beberapa remaja yang sepertinya baru pulang sekolah. Aku bisa melihat mereka tersenyum lebar, saling bertegur sapa dan bercanda ria di sepanjang trotoar jalan. Andai saja aku bisa memutar waktu, rasanya aku ingin kembali ke masa lalu. Masa di mana ayah masih hidup dan Petra yang selalu tersenyum lebar ke arahku. Lalu ketika pulang sekolah kami akan bermain petak umpet atau menyusun lego di halaman belakang, dan mama akan memarahi kami karena keasyikan bermain hingga petang. Sekarang, aku memang sudah tinggal bersama mama dan Petra. Tapi rasany

