Hanya Satu Cinta

2194 Kata

“Kenapa rumah menjadi sepi sekali?” tanya Ran saat dia dan Theo menaiki tangga dan Ran mengedarkan pandang. “Mereka menghindari kita,” jawab Theo di belakangnya. Langkah Ran terhenti. Dia berbalik dan menatap Theo dengan kening berkerut dalam. “Kenapa mereka menghindari kita?” tanyanya lagi. Tadinya Ran ingin langsung kembali ke kamarnya dan mengenang mengenai pertemuannya dengan ayah kandungnya. Tapi kemudian Ran menyadari bahwa rumah memang benar-benar dalam keadaan kosong, padahal ini belum terlalu malam. Biasanya juga Yuan akan menyambut kedatangan mereka di pintu. Theo melanjutkan langkahnya melewati Ran. “Ini malam pertama kita. Mereka tidak ingin mengganggu pengantin baru.” Ran terkesiap. Lalu mengikuti langkah Theo dan menyusulnya. “Ini memalukan,” gumam Ran pada dirinya send

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN