Sudah tiga hari Elang tidak sadarkan diri, itu semua terjadi sejak detak jantungnya melemah. Saat mengetahui kejadian itu dunia Dara serasa runtuh, ditindih ribuan batu besar. Hidupnya kacau, pikirannya ruyam. Seperti berjalan di atas ribuan tali yang kusut, bingung, bahkan hampir putus asa karena tidak dapat menemukan jalan keluar. Selama tiga hari Dara hanya bisa melihat Elang dari balik kaca jendela. Tidak bisa mendekat, tidak bisa memeluk, apalagi mencium. Sungguh, ia sangat menginginkan hal itu terjadi tetapi dilarang. Demi kondisi Elang agar bisa pulih, Dara rela melakukan hal terberat ini. Berada jauh dari orang tersayang yang sedang terbaring lemah rasanya sulit. Sampai saat ini Mami belum mengetahui kondisi terkini Elang. Tunggu sampai Elang sadar Dara akan menghubungi Mami. Su

