Warning! Adegan kekerasan dan tidak untuk ditiru. 66 Raut wajah Hadrian berubah masam ketika pagi itu dia menemukan sosok Zayan di depan pintu unitnya. Pria yang usianya lebih muda itu segera menutup pintu agar Zayan tidak bisa menerobos masuk dan menggusur paksa tubuh pria yang lebih tinggi darinya itu ke sisi lain. Hilang sudah rasa hormat Hadrian pada pria tersebut. Dia benar-benar kesal dan kecewa dengan sikap Zayan yang plin-plan, tidak tegas dan sama sekali tidak berwibawa di matanya. Terutama karena Zayan telah menyakiti hati Ivana berulang kali, perempuan yang dicintai Hadrian sejak dulu. "Mau apa Bapak datang ke sini?" tanya Hadrian dengan suara yang ditahan-tahan agar terkesan tenang, padahal dia teramat gusar dan ingin menyeret Zayan keluar dari tempat itu. "Aku ingin b

