65 Sepasang mata beriris hitam itu memindai sekitar ruangan yang gelap. Menekan sakelar lampu dan mempercepat langkah menyusuri tiap ruangan, tetapi sosok yang dicari tetap tidak ditemukan. Dalam hati dia bertanya-tanya ke mana Ivana dan kenapa pergi tanpa kabar. Zayan membulatkan mata ketika melihat pintu lemari yang tidak tertutup rapat. Batinnya bergemuruh saat menyadari bila koper merah yang biasanya ada di atas lemari sekarang telah menghilang. "Bun, kamu ke mana?" lirihnya dengan suara lemah. Tubuhnya lunglai saat memastikan pakaian milik Ivana pun telah berkurang di lemari. Pria itu memeriksa meja rias dan kembali membatin kala memastikan kosmetik milik istrinya pun telah menghilang. Ivana ternyata telah benar-benar pergi, dan itu membuatnya kembali terpukul. Zayan mendudukkan

