-39- Suasana di ruang tunggu rumah sakit itu tampak sangat ramai. Berbagai ekspresi wajah pengunjung yang tengah menunggu antrean, menjadi hal yang cukup menarik untuk diperhatikan oleh Ivana. Perempuan berambut panjang itu mengedarkan pandangan ke sekeliling, menelaah setiap wajah perempuan-perempuan yang tengah mengandung. Dalam hati dia merasa sedikit berdebar, berandai-andai bila dirinya juga tengah seperti mereka, mungkin ekspresinya juga akan sama. Sementara pria yang duduk di sebelah kanan lebih fokus pada ponsel, di mana sedang ada rapat dengan rekanan yang saat ini tengah dihadiri oleh Malik dan Adam. Zayan yang mengenakan headset, sesekali menoleh bila merasa tangan Ivana menyentuhnya. "Mas, sebentar lagi giliran kita," ujar Ivana beberapa menit kemudian. Zayan melepaska

