54 Nia menggigit bibir bawah untuk menahan tawa, tetapi dari bahunya yang berguncang, Ivana tahu bila sahabatnya tersebut tengah mentertawakan dirinya, yang keluar dari kamar dengan rambut yang masih lembab. Ivana menekuk wajah ketika menyiapkan minuman su-su khusus ibu hamil untuknya di pantry, sementara Nia berpura-pura sibuk mengaduk mie goreng di wajan. Zayan yang baru keluar dari kamar Ivana, mengulaskan senyuman manis untuk kedua perempuan tersebut. Dia mengedipkan mata pada Nia yang langsung cekikikan. Kemudian Zayan menarik kursi dan duduk di depan pantry, menunggu dibuatkan minuman oleh sang istri. "Mau kopi hitam atau pake s**u, Pa?" tanya Ivana sambil menyalakan kompor untuk merebus air. "Kopi hitam aja, tapi jangan terlalu manis. Karena kecantikan Bunda udah membuat papa

