“Sumpah? Aduh aku belum siap, ini email gimana? Harus aku kirim sekarang?” tanya Dewina panik. Clive mengatakan tidak perlu dan Dewina segera pulang ke rumah. Untungnya tidak membutuhkan waktu lama untuk pulang, jalanan yang macet sudah mulai lenggang. Dewina terkejut di rumahnya sudah siap dekorasi megah. Bahkan ada terop dengan kelambu corak gold dan biru, warna kesukaannya. Dewina sungguh terperangah, Gavin benar-benar serius dengan ucapannya. Dia tidak menyangka jika Gavin akan melakukan semua ini. Dewina melangkah memasuki rumah, dia masih melihat beberapa pelayan yang sibuk menata makanan, di depan halaman ada meja, lampu-lampu cantik menghiasi sekeliling rumahnya. “Akhirnya pulang juga, sini sayang perias sudah menunggu kamu, cepat mandi dan dirias sekarang.” Dewina mengangguk te

