Pertengkaran Hebat

1716 Kata

"Jawab aja kalau kita sudah menikah, Mas!" Suara lantang Monica membuat keduanya serempak melihat ke arah pintu, tapi tidak denganku. "Lepas," pintaku, tapi dia malah menguatkan cengkeramannya. "Kenapa kamu ke sini?" tanya Mama dengan tatapan tak suka. "Tante ...." Monica hendak meraih tangan Mama, tapi beliau menolak dan mundur menghindar. "Ada apa ini? Apa maksudnya perkataanmu tadi?" "Tante ... tolong jangan bersikap sedingin ini sama aku. Bagaimanapun juga aku ini kerabat Tante dan sekarang resmi jadi istrinya Mas Mustafa." "Justru karena kamu masih kerabat jauh Mustafa makanya tante tidak segan bersikap tegas! Jangan main-main kamu dengan tante! Kamu pikir ini semua lucu?" Kerabat? Aku benar-benar merasa dibodohi. Dia bahkan tak pernah bercerita sama sekali kalau mantan kekasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN