"Jumilah, Ini ibu, Nak. Ibu dan Bapak datang," ujar Ibu seraya mengusap kepalanya, tapi Mila tak terusik. "Mungkin Mila masih lemas karena efek obat bius tadi, Bu. Biar aja Mila istirahat dulu," kata Mama yang menyusul ke sini bersama Karim. Kuseka air mata, lalu menghampiri Ibu dan Bapak dan mencium tangan mereka. "Ibu dan Bapak sehat, kan?" "Alhamdulillah, Nak. Ibu dan Bapak sehat," jawab Bapak sembari menepuk pundak, "gimana ceritanya Mila bisa kecelakaan?" Aku menelan ludah dengan gugup. "Anu, Mila ...." "Mila enggak sengaja ketabrak motor pas mau nyebrang, Pak." Mama menyela ucapanku. "Pergelangan kakinya patah, tapi alhamdulillah enggak begitu parah. Cuma untuk sementara enggak boleh dibawa gerak dulu. Harus pakai tongkat atau kursi roda." "Duh, Jum ... kamu itu kok cerobohnya

