Life In Expectation

1259 Kata

Bunyi jam berdetak mengisi kesunyian. Bunyi pewangi ruangan turut mengharumkan seisi ruangan. Dua manusia yang saling canggung tak mengeluarkan sepatah kata pun. Keduanya asik menjelajah isi pikiran masing-masing. Sang wanita sesekali mencuri pandang, sedangkan sang pria sama sekali tak memedulikan seseorang yang sejak tadi duduk memandanginya. Tidak pernah terpikiran oleh seorang Greyson Halim Obsidian bahwa hidupnya akan diusik oleh seorang perempuan yang tidak ia kenal. Lebih tepatnya jika dikatakan tidak ingin mengenal perempuan itu. Sudah dua hari ini perempuan itu mendatangi kantornya tanpa alasan. Rey sudah berkali-kali mengusir, tetapi perempuan yang dijodohkan dengannya itu tetap pada pendiriannya. Perempuan yang baru dikenalkan beberapa minggu lalu kini sudah seenaknya keluar m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN