Dering telepon mengganggunya pagi ini. Matanya masih mengantuk, tapi terpaksa harus mengangkat sambungan telepon itu. Vanilla merutuk siapa pun yang menelepon pagi-pagi buta begini. “Halo,” ucapnya dengan suara serak. “Halo. Kamu ke mana aja, sih? Dari kemarin aku hubungi nggak bisa?” Vanilla menjauhkan ponselnya dan mendengkus. Masih dengan mengantuk, ia mengecek siapa yang berani menganggu tidurnya. Daniel ❤ Sensitivitasnya terlalu peka pagi ini, membuat telinganya berdengung mendengar nada tinggi dari balik sambungan. Laki-laki itu tidak bisa menahan rasa kesal akibat tidak diberi kabar oleh sang kekasih. Harinya diawali dengan perdebatan. Pertanda buruk. Ia menyandarkan punggungnya pada kepala kasur, bersiap mencari seribu alasan untuk menghindar. Kekasihnya itu hampir selalu mem

