Chapter 26

1348 Kata

Suara keyboard yang ditekan keras menjadi latar di ruang kerja Siena. Gadis itu sedang fokus dengan pekerjaannya dan layar komputernya. Ia selesai mengetik dan membereskan beberapa berkas yang baru saja di bawakan oleh bagian keuangan untuk diteruskan pada Aaron. Telepon di meja kerjanya berdering, Siena menghentikan pekerjaannya dan mengangkat telpon. Gadis itu mengerutkan dahinya dan menautkan kedua alisnya mendengar seseorang berbicara du seberang line. "Ya, presdir tidak ada jadwal untuk jam sekarang. Baiklah aku akan memberitahukannya,” jawab Siena kemudian menutup kembali telponnya. Siena bangun, membenarkan kembali rok ruffle-nya yang pendek dan sedikit tersingkap. Ia juga membenarkan rambut panjangnya yang hitam yang dibiarkan tergerai. "Aku akan membawa berkas-berkas ini ke ru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN