15

1184 Kata

Dea merasa kesakitan saat kakinya tanpa sengaja tertindih badan Kevin. Mendengar teriakan Dea, Kevin langsung jingkat melepaskan istrinya. “Apa kau mau membunuhku!!!” teriak Dea. Kakinya benar-benar terasa sakit. “Tidak-tidak, bukan seperti itu De. Aku tidak sengaja,” sanggah Kevin. Dia benar-benar tak sengaja menyenggol kaki istrinya. “Tutup mulutmu itu! Aku sangat muak padamu Mas!” Dea sangat marah. “Maafkan aku.” Kevin menatap istrinya dengan sendu, ia benar-benar merasa bersalah telah membuat Dea kesakitan seperti ini. Sedangkan istrinya langsung membelakanginya tak menggubris ucapan Kevin. Lelaki itu mengacak-acak rambutnya. Ia sangat frustrasi menghadapi istrinya. Perlahan Dea terlelap dalam tidurnya. “Sayang,” panggil Kevin lembut. Yang didapatkan bukan sahutan manja, justru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN