Ternyata, kupikir Regina akan selalu bersikap tidak profesional karena memang terlihat menyukaiku. Tapi, aku lebih memilih untuk berpikir realistis karena jangan sampai aku termakan hanya karena Regina manis. "Apakah kamu sering kebiasaan hidup dengan keadaan seperti ini. Lihat, Claudia saja hanya mengerjakan tugasnya saja karena hanya itu kerjaannya. Tidak pernah ada yang lain seperti mengelap kantor mejaku, karena ini bukan pekerjaannya. So, apa yang sedang kamu lakukan sekarang?" Regina malah sudah bersusah payah menata berkas-berkas di lemari kaca yang sudah tertata rapi dari dulu, hanya sedikit berdebu. Yeah, meskipun ruanganku ini adalah ruangan paling ditakuti siapa pun, jarang ada orang yang masuk hanya orang-orang tertentu saja. Tapi lihatlah, Regina sudah melakukan apa yan

