Meskipun aku sangat sering keluar kota bahkan bisa beberapa hari di negeri orang, tapi nyatanya pulang dari kampung halaman Claudia sangat melelahkan. Banyak yang kulakukan di sana meskipun hanya semalam, seperti mendengarkan berbagai macam genre cerita dari segala usia. Ya, saudara dan kerabat Claudia sangat banyak, ramai dan semuanya memiliki kapasitas bicara yang kelewat berisik. Tak apa, lebih baik lantaran keluargaku sedikit kaku dan tidak bisa bercanda. "Katanya kamu habis dari rumahnya Claudia ya?" Aku bengong, baru saja menyandarkan punggungku untuk mendapatkan waktu terbaik beristirahat. Daripada meladeni kak Citra yang sangat suka mengganggu, berisik, banyak tanya, lebih baik diam. Aku hanya ingin memejam sebentar, aku bahkan tidak sempat mengabari Claudia kalau aku suda

