Bab 102

1994 Kata

Namun, pada akhirnya pun kami dapat mencapai puncak tertinggi dari sekolahan ini. Perlu diketahui, bahwa rooftop sekolahan bukanlah tempat yang sempit. Jadi karena itu meski kami sudah mencapai sana, kami harus mengedarkan pandangan terlebih dahulu untuk menemukan sosok yang dicari. Kulihat jauh di depan sana, nampak seseorang yang sedang berdiri sendirian sambil menyandarkan tangannya di pinggiran rooftop sembari memandang alam kota metropolitan dari atas sini. Aku tersenyum singkat, karena tahu bahwa orang itu adalah orang yang sedang aku dan Daniel cari. Siapa lagi kalau bukan si Ryan. "Itu Ryan. Ayo ke sana!" ajakku pada Daniel. Daniel pun mengangguk. Aku sudah seperti seorang ratu yang semua ucapannya selalu dipatuhi oleh Daniel. Aku mengajak dia ke rooftop, dia mengiyakan. Sekaran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN