Esok hari yang cerah pun tiba. Semua kenangan yang terjadi tadi malam pun kini hanya tinggal cerita yang tersimpan indah di dalam memori otakku. Kini bukan tentang gelap lagi yang menguasai semesta. Cahaya harapan bagi kehidupan telah muncul dari sang raja hari. Masih belum begitu terang memang, tapi sudah sangat indah dan nyaman untuk dipandang. Hariku akan dimulai dari saat ini. Aku tentu tak akan melupakan tentang sebuah misi yang aku emban. Tak perlu kuberitahukan lagi, karena aku yakin semuanya pun sudah tahu. Satu hal yang membuatku sebal pada hari ini. Adalah Daniel yang tidak bisa masuk sekolah karena diskorsing. Aku mungkin waktu istirahat nanti tak akan pergi ke perpustakaan. Jika ada yang bertanya mengapa, jelas jawabannya adalah karena tidak adanya Daniel di sana. Jiwaku yang

