Bab 75

1264 Kata

"Paling cuma 60 km/jam," kataku kemudian yang langsung disambut dengan tatapan tajam Mamaku. "Hahaha.... Bercanda, Ma," ucapku. Setiap orang tua pasti khawatir pada anaknya. Terlebih lagi jika anaknya itu adalah seorang perempuan. Dan bahkan, kalau kondisinya seperti ini, aku yakin seorang lelaki pun pasti juga dikhawatirkan oleh orang tuanya. Itu pasti. Karena walau bagaimanapun juga, sudah sebesar dan sedewasa apapun seseorang, seseorang itu tetaplah dipandang sebagai anak kecil oleh orang tuanya. "Ya udah, Ma, aku berangkat dulu," ucapku sambil mencium punggung tangan Mamaku. "Iya. Hati-hati!" kata Mamaku. "Oke, Ma. Assalamualaikum," ucapku. "Waalaikumsalam," jawab Mama. Langsung kulanjutkan perjalanan yang tadi sempat tertunda hanya gara-gara sebuah helm yang lupa tidak aku bawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN