Ada satu jam lebih Mas Ferdi mengabaikan panggilanku. Chat dan pesan suaraku pun tidak dibukanya. Rasa kesal tentu saja meluap di d**a. Namun, kucoba untuk tetap berkepala dingin. Maka otak berpikir keras bagaimana menghubungi pria itu. Nama Ria terlintas di kepala. Lekas kuhubungi karib terbaik itu. Begitu tersambung kuceritakan keadaan yang menimpa Fino dan keharusanku merawatnya. Ria terdengar ikut bersimpati. "Ria, aku mohon datanglah di perayaan ulang tahun Davin. Ceritakan pada Mas Ferdi kenapa aku tidak bisa hadir," pintaku di telepon. "Okey, akan kulakukan," sanggup Ria terdengar tulus. Ahhh ... memang dia sahabat terbaik. "Oh ya Ri, Davin lagi pengin banget Smartwacth Android. Tolong kamu belikan dulu, ya. Sebagai kado dariku. Nanti uangnya biar aku ganti," pesanku penuh h

