Sumi merasa jantungnya hampir copot ketika melihat anaknya akan dimangsa didepan matanya! Lalu ia mendengar bisikan halus didalam kepalanya. Apa kamu ingin anakmu selamat? . Spontan dia menjawab, “ya, tolong selamatkan anakku! Siapapun kamu!” Suara yang berbisik itu segera menjawab. Tentu, tapi ada syaratnya. Apa kamu sanggup? . “Sanggup!! Apapun akan kulakukan asal anakku selamat!” pekik Sumi panik. Diperlukan kerelaan hatimu, serahkan dirimu padaku. Sebagai ganti nyawa anakmu.. . Sumi memejamkan matanya. Dia pasrah. Apapun yang terjadi padanya, dia ndak peduli. Matipun ndak masalah. Dia sudah berdosa telah meninggalkan anaknya sebelum ini, jadi dia ndak ingin menyesal lagi. Sekarang saatnya menyelamatkan anaknya. Dikala mata Sumi terpejam, gerakan Roro Gendhis yang h

