“Mengapa Eyang ingin membunuh Johny melalui saya?” Pertanyaan Satrya tak ingin dijawab Eyang Gandarewa, dia justru memarahi pemuda itu. “Hei, bocah! Kamu ndak punya hak menanyaiku. Ck! Dasar manusia kurang punya sopan santun.” “Lantas ... apa genderuwo lebih memiliki sopan santun?” sindir Satrya. Sisi manusianya memberontak mendengar cemoohan yang merendahkan kaum manusia. Eyang Gandarewa tergelak mendengar sindiran itu. “Kaum genderuwo jelas lebih bermartabat ....” Satrya sempat tersenyum sinis sebelum mendengar kelanjutan kalimat Eyang Gandarewa. “Karena kami ndak punya sopan santun sama sekali!” Satrya melongo. Ternyata kriteria bermartabat ala Eyang Gandarewa sangatlah unik. Keluarga genderuwonya me

