Insiden Kecil

1428 Kata

"Kamu tidur di sofa luar, ini bantal sama selimut untuk kamu," Ayana menyerahkan dua benda itu untuk suaminya, tanpa ekspresi sama sekali. Ia cemberut, manyun, enggan menatap mata suaminya, seakan tidak senang sama sekali dengan adanya Alfarezi di depannya kini. "Kamu kok cemberut terus dari tadi. Aku akui kalau aku salah, aku keterlaluan, aku kurang ajar, aku rela kalau kamu anggap aku pria yang paling b******k di dunia ini, tapi setidaknya beri aku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki semuanya." Alfarezi tentu tidak baik-baik saja dengan sikap Ayana yang kembali mendingin seperti ini. Dia tidak dipedulikan sama sekali. "Sudahlah, Alfa. Kita sudah sama-sama dewasa untuk memikirkan mana yang terbaik. Kamu bukan remaja umur 17 tahun lagi, kamu sudah 28 tahun, sebentar lagi mau kepal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN