Saingan Baru

1145 Kata

"Sayang, dia siapa?" Tanya Alfarezi langsung saat ia sudah berada di dekat dua orang yang tadi cekikikan dari kejauhan, membuat hati Alfarezi sedikit menggosong alias dilanda kecemburuan. Alfarezi memeluk Ayana, bahkan pula mencium kening Ayana di depan pria yang tampak seumuran dengannya itu. Pria manis, dengan rambut ikal, ada lesung pipi yang mulai tampak ketika ia tersenyum bahkan tertawa, terlihat masih lajang dan berpotensi menyaingi Alfarezi sebab dari gelagatnya saja sudah menyiratkan kalau pria itu menyukai Ayana. "Dia temen sekolah aku, Alfa. Dia anaknya kepala desa sini," jawab Ayana. Alfarezi kembali menatap pria itu, menilainya dari atas sampai bawah. "Biarpun anak kepala desa, kalau seumuran apalagi teman sekolah, ini mah namanya saingan berat. Wah... gimana nasibku nan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN