Terjebak

1122 Kata

"Apa yang telah terjadi sama kalian? Kemarin berantem, sekarang baikan lagi," ujar Alfarezi, menahan senyumnya melihat kedua orang tuanya yang sudah ke-gep memadu kasih di meja makan. Iya, setibanya Alfarezi dan mendengar suara aneh dari dapur, membuatnya penasaran. Ia pikir maling, ternyata eh ternyata malah orang tuanya. Alfarezi senang melihat kedua orang tuanya akur lagi, hanya saja terkadang mereka tidak tahu tempat. Kenapa mereka tidak melakukannya di dalam kamar saja? Kenapa harus di dalam dapur. Atau mungkin saja sedang tidak tahan. "Maaf kalau kami sudah buat mata kamu ternodai, papa dan mama tidak sengaja," jawab Erik, saling tatap-tatapan dengan Sakila. Kedua tangan mereka saling menggenggam satu sama lain. "Maklumi kami, Alfa. Papa dan mama baru saja baikan, makanya kami sep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN