Alfa Bucin Aya

1623 Kata

Seminggu berlalu... "Kita jangan kerja aja lah... Malas banget aku keluar kamar." Rengek Alfarezi bak anak kecil pada istrinya yang malah cekikikan. Gemas dengan tingkah Alfarezi yang persis seperti anak kecil malas sekolah, Ayana menarik hidung pria itu. Memberikan kecupan di pipi sekali dan di bibir sekali. Ia bangun dari tempat ternyamannya—dekapan sang suami. "Jangan gitu, Alfa. Jangan malas-malasan gini. Kamu itu sekarang udah jadi pemimpin di rumah sakit itu, pula dengan aku yang harus kerja. Aku udah lama lho gak kerja, ntar orang kiranya aku ini udah resign." Katanya sembari mengikat rambutnya gaya cepol asal. Ia menggeliat sekali, kemudian menatap suaminya. Tidak mau membiarkan Ayana turun dari ranjang, Alfarezi memeluk pinggang Ayana. Dia menarik tubuh istrinya lagi sampai b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN