Chapter 10

1153 Kata

Thalia menghempaskan tubuhnya sedikit keras ke atas kasur empuknya. Moodnya sangat buruk sampai ia membiarkan tas dan sepatu yang habis dikenakannya tergeletak begitu saja di lantai. Napasnya saja belum teratur, ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk. Dengan ogah-ogahan Thalia meraihnya dan matanya membulat sempurna. Pak Bos : Kamu kok gak ngabarin saya kalau sudah sampai rumah? Pesan saya bukan koran ya. Sekarang, saya mau ketemu kamu dan gak ada alasan. Karena saya tau kamu baru masuk ke rumah. Thalia menghela napas, chat Rayhan bisa mengalahkan panjangnya sungai sss. Lagi pula apa urusan pria itu? Seenaknya saja berlaku padahal Thalia bukan lagi karyawannya. Benar saja, saat Thalia keluar dari kamarnya, sosok Rayhan yang tengah duduk di ruang tamu bisa ia lihat dengan jelas. Gadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN