Untuk menenangkan pikirannya yang terus mengembara, Meylin memutuskan untuk kembali ke dapur, tempat di mana ia merasa paling bahagia. Ia mulai mempraktikkan ilmu kulinernya, seperti yang sering ia lakukan di rumah dulu. Benar kata Byantara, ibunya, Risma memang gemar memasak. Bahan dan peralatan yang tersedia di sini sangat lengkap, seolah disiapkan oleh seseorang yang mengerti banyak tentang dapur dan mengerti bahan-bahan pokok yang paling dibutuhkan untuk membuat lauk maupun kue. Dengan bahan yang ada, Meylin berhasil membuat cookies sederhana, yang bagian atasnya dihiasi choco chip warna-warni. Ia tersenyum puas melihat hasilnya, aroma manis kue yang baru matang menyelimuti seluruh ruangan, seolah ikut mengurangi kegelisahannya. Tanpa Meylin sadari, sejak beberapa menit lalu Byantara

