Alina memperhatikan tampilan dirinya yang terpampang di cermin di hadapannya. Sembari menyisir rambutnya, Alina tak bisa berhenti berpikir mau pakai lipstik warna apa. Merah, nude, pink, atau peach? Malam ini akan jadi malam istimewa karena ini kali pertama Alina dan Arga dinner bareng setelah dinyatakan sah oleh bapak penghulu. Jadi Alina mau tampil semenarik dan secantik mungkin. Arga berdiri di belakang Alina, “Udah siap?” “Belum. Aku bingung.” Arga memeluk Alina dari belakang, “Bingung apa, hm?” “Aku bingung mau pake lipstik warna apa.” Senyum Arga melebar, “Gitu aja kok bingung sih? Pake yang mana aja juga bagus kok.” “Lipstik warna hitam, gimana?” canda Alina. “Jangan dong. Entar kamu jadi nenek lampir.” Arga lanjut bicara, “Kalian cewek-cewek tuh sering gini ya? Kelamaan dand

