Bab 19 "Ra, kamu berhutang cerita sama kami. Ayo buruan mendongeng, aku sama Aldo siap mendengarkan, iya kan, Al?" Aldo mengangguk setuju pendapat Tiana. Di sinilah mereka bertiga seperti biasa di gazebo andalan. "Aku bingung harus mulai dari mana?" Sarah memandang lekat sahabatnya satu per satu. "Mulai dari yang terlihat saja deh. Nih apa coba, kamu pakai tas branded, pakaian juga. Siapa yang enggak tahu merk ini, Ra? Ini jelas nggak biasanya dipakai kamu." Aldo lagi-lagi mengangguk setuju. Sarah mengernyitkan dahi, dia baru sadar kecerobohannya. Ditariknya tas baru itu dan diletakkan jauh dari jangkauan mata mahasiswa yang berseliweran. Mengenai baju, jelas nggak mungkin Sarah menyembunyikannya. Dia tidak membawa baju ganti karena selesai tugas lapangan langsung ke kampus. "Ini

